Tuesday, November 25, 2014

Polri Minta SPBU Dilengkapi Kamera Pengawas CCTV

WARTA KOTA / ANGGA BHAGYA NUGRAHAWarga antre mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Cikini, Jakarta Pusat, seusai Presiden Joko Widodo mengumumkan kenaikan harga BBM, Senin (17/11/2014) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com- Untuk meningkatkan keamanan, Kepolisian meminta setiap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) memasang kamera pengawas atau CCTV.
Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Komisaris Jenderal Badrodin Haiti, mengatakan tujuannya sebagai upaya pencegahan tindakan anarkistis termasuk membantu tugas kepolisian.
"Pencegahan sebetulnya sudah berapa kali kita lakukan imbauan. Kan bukan hanya dari polisi, pengawasan di SPBU juga ada, patroli juga ada pengawasan. Kita juga harapkan bahwa di SPBU dipasang CCTV juga. Kalau ada yang menyimpang kan ketahuan," ujar Badrodin di KPK, Jakarta, Selasa (18/11/2014).
Terkait pengamanan di SPBU, Badrodin mengatakan pihaknya telah menerjunkan personel untuk melakukan pengamanan sebelum Pemerintah mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.
Badrodin melanjutkan, pasca-kenaikan harga BBM bersubsidi, kepolisian menetapkan siaga satu di seluruh negeri khususnya kota-kota besar di Indonesia. Antara lain, Jakarta, Surabaya, Makassar, dan Medan.
"Sampai dampak ini bisa mereda. Kan sudah kita tingkatkan siaga satu sejak tadi malam," tukas bekas Kapolda Jawa Timur itu. (Eri Komar Sinaga)
Sumber : http://nasional.kompas.com/read/2014/11/18/20215671/Polri.Minta.SPBU.Dilengkapi.Kamera.Pengawas