Monday, February 9, 2015

UPDATE Titik Banjir di Jakarta (21cctv.com)

Akibat genangan banjir setinggi 30-40 cm di jalur lambat Jl. Letjen Suprapto, Jakpus, arus lalu lintas sementara dialihkan ke jalur cepat. Informasi dari pengguna Twitter citrahandayani diteruskan Twitter TMC Polda Metro Jaya. Kompas - Twitter

Jakarta Pusat 
1. 10-20 cm, Jl. MH. Thamrin (di dpn Sarinah). 
2. 10-15 cm, Jl. Cempaka Baru. 
3. 20-30 cm, Jl. Ahmad Yani. 
4. 10-30 cm, Jl. Kwitang Raya. 
5. 20-40 cm, Jl. Majapahit. 
6. 30-40 cm, Jl. Budi Kemuliaan. 
7. 30-40 cm, Jl. Percetakan Negara. 
8. 20-30 cm, Jl. Cempaka Putih Tengah. 
9. 30-60 cm, Jl. Krekot Bunder Raya, Sawah Besar. 
10. 20-30 cm, Jl. Senen Raya. 
11. 20-30 cm, Jl. Bungur Besar 5. 
12. 20-30 cm, Jl. Kesehatan. 
13. 60 - 80 cm, Jl. Batu Ceper Raya. 
14. 20-30 cm, Jl. Jaksa. 
15. 10-20 cm, Jl. Kampung Irian I, Serdang, Kemayoran. 
16. 20-40 cm, Jl. Letjend Suprapto.
17. 10 -20 cm, Jl. Kebon sirih.
18. 20-50 cm, Jl. Medan Merdeka Barat. 
19. 10-25 cm, Jl. Medan Merdeka Selatan (Dpn Gedung Danareksa). 
20. 10-20 cm, Jl. Batu (depan Stasiun Gambir). 
21. 50-60 cm, Jl. Letjend Suprapto (Underpass Senen). 
22. 30-60 cm, Jl. Kartini 

Jakarta Barat 
1. 15-20 cm, Jl. Sosial Daan Mogot. 
2. 10-20 cm, Jl.Satria, Jelambar, Grogol.
3. 10-20 cm, Jl.Kedoya raya. 
4. 10-20 cm, Jl. Panjang (depan McDonald Green Garden). 
5. 5-10 cm, Jl Pejuangan Raya. 
6. 30-40 cm, Jl. Patra Raya. 
7. 40-60 cm, Jl. Arjuna Selatan. 
8. 20-30 cm, Jl. Kyai Tapa (depan Trisakti). 
9. 20-40 cm, Jl. Peternakan Raya, Kapuk. 
10. 10-15cm, Jl. Latumeten. 
11. 10 - 50cm, Jl.Kota Bambu Utara. 
12. 10-20 cm, Jl. Hadiah, Jelambar. 
13. 40-50 cm, Jl. S Parman (depan UNTAR). 
14. 10-20 cm, Jl. Roxy arah Seasons City. 
15. 10-30 cm, Jl. Daan Mogot. 
16. 30-50 cm, Jl. Mangga, Duri kepa. 
17. 20-40 cm, Jl. Kapuk Raya. 
18. 20-35 cm, Jl. Komp KFT, Cengkareng.

Jakarta Timur 
1. 20-30 cm, Jl. Matraman raya. 
2. 20-30 cm, Jl. DI Panjaitan. 
3. 10-30 cm, Jl. Pramuka (traffic lightmatraman). 
4. 10-15 cm, Jl. Raya Bekasi (depan Pasar cakung). 

Jakarta Selatan 
1. 30-50 cm, Jl. H. Ipin Pondok Labu. 
2. 20-30 cm, Jl. Fatmawati. 

Jakarta Utara
1. 20-30 di Jl. Yos Sudarso. 
2. 20-30 cm di Jl. Kapuk Muara.
3. 10-35 cm di Jl. Boulevard Artha Gading (depan Mall Artha Gading).


Source:
Kompas
http://petajakarta.org/banjir/in/map/

Friday, February 6, 2015

Jakarta to Install Hundreds of Cameras After Poor Safety Ranking

 
FILE - Indonesian police stand guard ahead of a planned protest at a major intersection in Jakarta, July 22, 2014.
FILE - Indonesian police stand guard ahead of a planned protest at a major intersection in Jakarta, July 22, 2014.
 
The governor of Jakarta has announced plans to install hundreds of cameras across the Indonesian capital following an international report that ranked Jakarta as one of the least safe large cities on the planet.
Basuki Tjahaja Purnama, widely known as Ahok, said the 2,500 closed-circuit cameras would monitor citizens and assist police in detecting vulnerabilities in each sector of the city.
"If there are 2,000 people endangering the 10 million citizens [of Jakarta], I’m warning that arrests will be made," he said. "If they endanger the officers, they’d be disabled.  We’ll shoot and aim at their feet.  If the shot is not accurate and instead hits the head, it won’t be our fault. We want to convince citizens in and around Jakarta that they are safe."
He added that with poverty as a major cause of crime, the government would tackle the issue by identifying and assisting citizens with economic problems.
Meanwhile, the city's chief of police, Inspector General Unggung Cahyono, said police stations would be established in every corner of the capital with well-armed personnel at the ready to combat criminals.
"What we are deploying now is police monitoring posts. These can be viewed on any of Jakarta’s streets," he said. "There are three layers of security: the traffic unit, the security unit and a mobile brigade. The mobile brigade is armed with blanks, rubber bullets and live ammunition."
Early this week, a 2015 Index of Safest Cities in the World by The Economist Intelligence Unit named Jakarta as the least safe large city in the world.
Tehran, Ho Chi Minh City, Johannesburg and Riyadh were also in the bottom five. Tokyo was rated the safest large city in the world, followed closely by Singapore, Osaka, Stockholm and Amsterdam.
This report was produced in collaboration with the VOA Indonesian service.

Sumber : http://www.voanews.com/content/jakarta-security-cameras-poor-safety-rating/2627547.html

Wednesday, February 4, 2015

Ada 500 CCTV di Jakarta Mulai Februari, Mikir Jika Ingin Bohongin Istri

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. -- Surya Perkasa
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. -- Surya Perkasa
Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memasang 500 kamera pengawas atau Closed Circuit Television (CCTV). Kamera ini akan dipasang di setiap sudut Jakarta. Fungsinya, untuk memantau kendaraan yang melintas di Ibu Kota.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengatakan CCTV tersebut dipasang pada Februari 2015.

Saking tersebarnya di sudut-sudut Ibu Kota, Ahok menjamin, bapak-bapak pun tidak bisa lagi membohongi istrinya. Jika ingin tahu keberadaan suami yang tidak bisa dihubungi karena telepon genggamnya mati, CCTV ini bisa digunakan.

"Kadang-kadang punya iPhone dimatikan, dilacak di mana posisinya. Di-off-kan. Tapi CCTV sangat banyak. Jadi kalau bohongin istri, 'Lagi di Jalan Sudirman ini.' Istrinya akan tanya, 'Di posisi mana Sudirman?' Nanti dia akan masuk di smart city kami. Itu langsung bisa lihat mobil suami, lewat atau tidak. Langsung pelatnya," ujar Ahok di Jalan Sabang, Jakarta Pusat, Kamis (29/1/2015).

"Februari akan selesai 500 CCTV yang bisa tangkap pelat nomor," lanjut dia.

Ahok mewajibkan kamera pengawas harus terpasang di setiap gerbang jalan berbayar atau Electronic Road Pricing (ERP). Sistem ini akan mengendalikan jumlah kendaraan yang melintas dan mendorong masyarakat untuk pindah ke angkutan umum. Juga untuk mengecek keaslian pelat nomor dan status pajak kendaraan.

"Di semua jalur ERP, kami akan sediakan bus tingkat gratis, setiap sepuluh menit. Tapi tidak gratis sesungguhnya. Anda harus punya e-money juga. Walaupun ditempel hanya dipotong Rp1 misalnya, untuk gampang sistem perbankan, kayak kartu kredit. Untuk mengetahui apa? Saya ingin tahu siapa yang naik bus tingkat gratis kami," terang dia.

Sumber : http://news.metrotvnews.com/read/2015/01/29/351707/ada-500-cctv-di-jakarta-mulai-februari-mikir-jika-ingin-bohongin-istri

Tuesday, February 3, 2015

Ini Solusi Ahok Agar Jakarta Aman (CCTV di Jakarta)

Ini Solusi Ahok Agar Jakarta Aman  
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) membuka apel besar Komitmen Aplikasi Deklarasi Sekolah Bersih, Damai dan Anti Korupsi se-Jakarta di Taman Monumen Nasional (Monas), Jakarta, 30 Desember 2014. Acara ini untuk menjadikan guru-guru teladan yang baik bagi siswanya. TEMPO/Dasril Roszandi

TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengklaim punya cara ampuh untuk menjadikan Jakarta sebagai tempat teraman di dunia. Ahok mengatakan akan memasang kamera CCTV (closed-circuit television) di seluruh penjuru Ibu Kota. ”CCTV akan dipasang untuk memonitor setiap sudut Jakarta,” ujar Ahok di Balai Kota, Rabu, 28 Januari 2015.

Pernyataan Ahok ini berkaitan dengan hasil survei Economist Intelligence Unit yang menyatakan bahwa Jakarta sebagai ibu kota dinilai sebagai salah satu kota yang tidak aman di dunia. Menurut lembaga yang melakukan survei kelayakan hidup global itu, dari 50 ibu kota yang diriset, Jakarta atau yang dulu dikenal sebagai Jayakarta menempati posisi buncit.

Menurut Ahok, keberadaan kamera pengawas itu bertujuan meredam tindak kejahatan di Jakarta. Selain memasang kamera pengawas, pihaknya juga akan menempatkan penembak jitu. ”Jadi, kalau macam-macam dan ketahuan bersenjata, kami akan langsung lumpuhkan,” ujar bekas Bupati Belitung Timur itu. (Baca: Tiga Jurus Ahok Perangi Preman Jakarta)

Ahok juga bakal menggunakan kekuatan polisi untuk mengamankan Ibu Kota dari tindak kejahatan. Untuk mendukung kepolisian, Ahok mengatakan telah menyumbang 300 sepeda motor kepada polisi dan tentara. Kendaraaan itu akan digunakan untuk mengejar pelaku kejahatan yang kerap menggunakan sepeda motor saat beraksi. (Baca: Ahok Perketat Pengawasan Makanan dan Obat)

Economist Intelligence Unit merupakan lembaga yang telah berdiri selama 67 tahun dan memproduksi laporan berkala tentang kelayakan hidup global dan biaya hidup di kota-kota besar di dunia. Sumber penelitian mereka adalah berita-berita internasional yang dirangkum, diteliti, dicatat kembali, dan dilaporkan dalam bentuk indeks kualitas hidup.

Sumber : http://www.tempo.co/read/news/2015/01/28/083638299/Ini-Solusi-Ahok-Agar-Jakarta-Aman