Sunday, April 28, 2013

DAFTAR ISTILAH CCTV

DAFTAR ISTILAH CCTV
1. Istilah pada Lensa     (Parameter Lensa)
2. Istilah pada Camera (Parameter Camera)


Adapun latar belakang penulisan ini memiliki alasan yang sederhana. Banyak konsumen yang masih belum paham benar dengan istilah-istilah CCTV, apakah satu istilah ini adalah istilah lensa ataukah termasuk istilah camera? Demikian pula pada saat troubleshooting di lapangan, apakah lensanya yang bermasalah ataukah cameranya atau malah kedua-duanya? Semoga uraian kali ini dapat bermanfaat dan membuka wawasan pengetahuan kita bersama.
1. Istilah pada Lensa CCTV (Parameter Lensa)


Focal Length  (Ind. jarak titik fokus)
Jika dalam spesifikasi camera dinyatakan sekian milimeter (mm), maka yang dimaksud adalah panjang fokus lensanya dengan simbol (huruf kecil). Jadi, satuan milimeter (mm) adalah satuan yang dimiliki lensa, bukan camera. Nilai mm ini berhubungan langsung dengan lebar sudut pandang yang bisa dicakup. Lensa dengan milimeter kecil akan memberikan sudut pandang lebar, namun objek yang terlihat akan kecil (seolah-olah jauh). Umpamanya, orang jadi terlihat pendek, mesin pabrik jadi tampak jauh, mobil-mobil dan bangunan terlihat kecil dan sebagainya.

Sebaliknya, lensa ber-milimeter besar akan memberikan gambar yang tampak dekat (jelas), tetapi cakupan sudut kiri dan kanannya menjadi sempit. Akibatnya, objek akan tampak lebih dekat, sehingga mesin pabrik dan orang jadi terlihat lebih besar. Contoh: lensa dengan f=4mm akan memberikan sudut pandang yang lebih lebar ketimbang lensa f=8mm. Jadi kaidahnya: semakin besar mm suatu lensa, maka sudut pandangnya makin sempit, sehingga objek yang terlihat seolah-olah makin dekat. Sudut pandang ini dalam CCTV disebut dengan istilah Angle of View.


Kebanyakan camera CCTV memakai lensa berukuran f=3.8 atau f=4.0mm. Lensa ini sering disebut juga dengan istilahlensa standar atau normal. Selain itu ada juga lensa f=6mm, f=8mm, f=12mm dan seterusnya hingga lensa Zoom (80mm). Nilai f di bawah 3.8mm digolongkan sebagai lensa sudut lebar (wide angle, dibaca: waid eng-gel, bukaneinjel!), misalnya: f=2mm atau f=2.5mm. Istilah untuk lensa dengan mm kecil ini adalah lensa fish eye (mata ikan). Lensa jenis ini memberi cakupan sudut pandang yang sangat luasbahkan hingga 180 derajat. Tetapi objek yang diamati akan terlihat semakin kecil saja dan cembung pula. 


Varifocal Lens
Varifocal merupakan kependekan dari variable focal. Lensa varifocal artinya milimeter lensa tersebut bisa diatur dalam batas minimum dan maksimumnya. Umpamanya varifocal 6mm – 12mm, maka itu artinya lensa tersebut bisa menjelajah fokus mulai dari 6mm hingga 12mm. Sebagaimana kaidah di atas, maka apabila objek terlihat kurang dekat (baca: kurang jelas), maka lensa tersebut bisa diputar tangan ke arah lebih besar, sehingga objek seolah-olah mendekat. Demikian pula sebaliknya, jika sudut pandang kurang lebar, maka lensa diatur ke arah yang kecil. Aplikasi lensa varifocal ini misalnya pada camera di atas pintu garasi yang mengarah ke pintu pagar untuk mengamati tamu. Jika tamu terlihat “kurang dekat” (sosoknya tidak jelas), maka lensa bisa diputar ke nilai mm yang lebih besar. Pengaturan ini hanya dilakukan satu kali saja. Artinya setelah cocok dengan keinginan user, selanjutnya lensa tidak diatur lagi, karena repot jika harus naik-turun ke camera.


Zoom Lens
Oleh karena batas jangkauannya masih termasuk kecil, maka lensa varifocal tidakdigolongkan ke dalam zoom lens. Lensa zoom biasanya memiliki batas yang lebih besar lagi, misalnya 6mm – 60mm dan tidak diputar dengan tangan, melainkan oleh motor elektrik di bagian dalamnya. Lensa ini digerakkan melalui controller yang bisa berbentuk keyboard atau lainnya.  Oleh sebab itu lensa jenis ini dinamakan pula motorized zoom. Jika pada spesifikasi dinyatakan 10x Zoom, maka yang dimaksud adalah batas bawah dan batas atas. Jadi, lensa zoom 6mm – 60mm dikatakan memiliki Zoom 10x, demikina pula dengan lensa 8mm – 64mm dikatakan 8x dan seterusnya. Secara umum, istilah zoom memngandung dua pengertian, yaitu:
1. Zoom Optical, yaitu zoom yang diperoleh dari gerakan lensa. Ini seperti halnya kita memutar sebuah teropong atau binokular untuk memperoleh objek yang jelas (dekat).
2. Zoom Digital, yaitu perbesaran gambar yang dilakukan oleh sirkuit elektronik di dalam camera. Ini seperti halnya kita memperbesar sebuah perangko di atas mesin foto kopi.
Kombinasi kedua jenis zoom di atas menghasilkan angka-angka zoom yang "fantastis", misalnya zoom sampai dengan 220x. Padahal yang dimaksud adalah 22x Zoom Optical yang diperbesar 10x lagi secara elektronik oleh Digital Zoom.


Fixed Lens
Fixed yang dimaksud di sini artinya memiliki ukuran yang tetap (tidak bisa diubah, kecuali dengan mengganti). Fix lens bisa memiliki 2 (dua) pengertian, yaitu:


1. Fixed dalam arti ukuran mm-nya tetap (bukan lensa zoom atau varifocal). Lensa ini disebut juga monofocal. Contohnya: lensa 4mm, 6mm, 8mm dan seterusnya.


2. Fixed dalam arti nilai iris-nya tetap, bukan auto iris (pembahasannya akan menyusul).


Board Lens
Salah satu lensa fixed yang banyak dipakai pada camera ukuran kecil (miniature) dan cameradome adalah board lens. Camera yang memakai lensa ini dinamakan juga dengan board camera. Ini merupakan bagian dalam dari dome camera dan miniature camera. Lensa ini termasuk ke dalam lensa fixed (monofocal) dengan ukuran mulai dari 2.8mm hingga 12 mm. 






Pinhole Lens
Ada lagi bentuk lensa fixed yang ujungnya sebesar lubang jarum dan biasa dipakai juga padaboard camera. Lensa ini dinamakan pinhole lens dan memiliki ukuran mm yang umumnya sama dengan lensa fixed.




















Iris  (dibaca: ay-ris)
Iris adalah kemampuan lensa dalam menyesuaikan diri terhadap perubahan cahaya di sekitarnya. Contoh paling bagus untuk menjelaskan iris adalah: saat kita sedang berada dalam ruangan pada malam hari, lalu tiba-tiba lampu ruangan mati. Maka, seketika itu ruangan akan menjadi gelap total, sehingga mata tidak bisa melihat sama sekali. Tetapi lama kelamaan, mata kita akan "menyesuaikan diri" dan mulailah terlihat benda-benda di sekitar kita satu per satu (meja, kursi, dan lainnya) sampai mata kita membuka penuh iris-nya. Demikian pula pada saat lampu kembali terang, mata kita akan silau dulu untuk sesaat, sebelum nantinya menyesuaikan diri dengan kondisi terang.  Inilah yang disebut dengandaya akomodasi mata, yang dalam lensa disebut sebagai Automatic Iris (auto iris lens).
Iris berkaitan erat dengan apa yang disebut dengan F Stop, yaitu parameter yang menyatakan daya tangkal lensa terhadap cahaya yang masuk Bahasa sederhananya: makin besar F Stop suatu lensa, maka cahaya masuk yang ditahannya akan besar. F Stop berkaitan juga dengan istilah aperture.  Lensa biasanya memiliki dua ukuran F Stop, yaitu:

-  Aperture maksimum ( F stop minimum ) , yaitu pada saat lensa terbuka penuh.
-  Aperture minimum   ( F stop maksimum), yaitu kedudukan tepat sebelum lensa tertutup.
F stop berpengaruh pada hasil akhir gambar. F stop yang rendah berarti lensa tersebut dapat meloloskan lebih banyak cahaya dalam kondisi gelap, sehingga camera akan menghasilkan gambar yang baik pada malam hari. F stop yang tinggi diperlukan untuk menangkal cahaya-cahaya kuat atau pantulan, agar gambar tidak "putih" (whiting out) atau silau. Semua lensa auto-iris dilengkapi dengan spot filter Neutral Density untuk meningkatkan F stop maksimum.  F stop juga berpengaruh langsung pada kedalaman medan (depth of field).

Berdasarkan F Stop itulah, maka dikenal berbagai macam jenis lensa, yaitu:
Lensa Fixed Irisyaitu lensa dengan nilai F Stop yang tetap, misalnya: F1.0, F1.2, F1.4 dan semisalnya.
Lensa Manual Irisyaitu lensa yang nilai F Stop-nya bisa diatur secara manual (dengan tangan), misalnya dari F1.2 sampai dengan Close (tertutup), atau dari F1.4 – Close. Close menyatakan kondisi F Stop yang paling maksimum.
Lensa Auto Irisyaitu lensa yang nilai F Stop-nya bisa berubah-ubah secara otomatis sesuai dengan kondisi cahaya di sekitarnya, misalnya: dari F1.2 sampai dengan F64 atau dari F1.4 sampai F64 dan sebagainya. Perubahan ini dilakukan melalui circuit elektronik yang ada di dalam lensa. Oleh sebab itu lensa ini memiliki kabel yang terhubung dengan camera.
Keterangan:
Harap dibedakan antara f (huruf kecil) dengan F (huruf besar). f biasanya menyatakan focusdalam satuan milimeter (mm), misalnya f=3.6mm, f=8mm dan seterusnya. Sedangkan F menyatakan F Stop dan ini tidak memiliki satuan, misalnya F=1.2, F=1.4 dan seterusnya.


Perbedaan Fisik Lensa Auto Iris dengan Fixed Iris


Perbedaan lensa auto iris dengan fixed iris adalah: pada lensa auto iris selalu terdapat kabel yang nantinya dihubungkan dengan camera (seperti pada gambar di samping), sedangkan pada lensa fixed iris tidak ada kabel. Berdasarkan jenis circuit-nya, lensa auto iris terbagi lagi ke dalam dua jenis:


1. DC (Direct Drive atau Galvanometric), yaitu jenis lensa iris yang di dalamnya terdiri dari dua kumparan (coil), yaitu Driving Coil dan Dumping Coil. 
2. Video (Video Drive), yaitu jenis lensa yang di dalamnya terdapat rangkaian elektronik untuk mengatur iris. 


Perbedaannya : Pada DC Iris, camera-lah yang bekerja lebih aktif untuk menyesuaikan cahaya yang datang melalui lensa. Lensa hanya bisa menahan atau meloloskan level cahaya tertentu saja, tanpa mengatur. Sementara pada Video Iris, semua pengaturan iris dilakukan di dalam lensa. Camera hanya menerima “sinyal jadi” saja dari lensa untuk ditampilkan di monitor.  Oleh karena itulah, maka lensa jenis DC umumnya "lebih murah" daripada Video Drive.



Keterangan
Istilah DC dalam lensa tidak sama dengan istilah DC dalam satuan tegangan. DC pada lensa  merupakan singkatan dari Driving Coil/Dumping Coil/Direct Couple (=hubungan langsung), sedangkan DC pada tegangan menyatakan Direct Current (=arus searah). Jadi 12V DC artinya tegangan searah yang besarnya 12 Volt.  Lensa DC Iris tidak memiliki besaran dan satuan.

Pada bagian belakang camera standard terdapat saklar untuk disesuaikan dengan lensa yang dipasang.
-       Jika menggunakan lensa jenis Video Drive, maka saklar ada pada posisi VIDEO.
-  Jika menggunakan lensa dari jenis Fixed Iris, maka saklar ada pada posisi ELC (Electronic Light Compensation).
-      Jika menggunakan lensa dari jenis DC Iris, tempatkanlah saklar pada posisi DC.




CS-Mount dan C-Mount
Istilah ini menyatakan jarak antara leher lensa dengan elemen CCD pada camera berdasarkan spesifikasi JIS (Japan Industrial Standard). Jarak ini dinamakan Flange Back (dibaca: fleinch bek). Untuk C-mount jaraknya adalah 17.526mm, sedangkan CS-mount 12.5mm, sehingga antara keduanya ada selisih sekitar 5mm. Camera CS-mount tidak ada masalah oleh adanya perbedaan ini, karena kekurangan jarak 5mm bisa diatasi dengan cara memasang ring tambahan pada lensanya. Bentuk ring tersebut diperlihatkan pada gambar di bawah ini. 


Dalam prakteknya lensa CS-mount bisa dipasang langsung pada camera CS-mount tanpa ring. Sedangkan lensa C-mount apabila akan dipasang pada camera CS-mount, maka harus memakai ring tambahan dulu. Konsekuensinya, camera tipe C-mount tidak bisa menggunakan lensa CS, karena secara fisik tidak memungkinkan lagi untuk mendekatkan lensa tersebut kepada elemen CCD-nya. Tetapi untungnya camera CCTV saat ini kebanyakan menggunakan CS-mount, sehingga kita boleh memakai lensa jenis CS-mount (langsung tanpa ring) atau lensa C-mount (dengan tambahan ring).




Hubungan Antara Lens Format, CCD Format dan Image Size
Untuk memahami istilah ini, penulis akan mulai dengan pembahasan mengenai CCD (Charge Coupled Device), yaitu komponen inti pada camera yang berfungsi untuk memungut gambar (image). Nanti setelah itu kita akan memahami tentang pengertian Lens Format (Ind. format lensa)


Komponen CCD telah diproduksi oleh banyak pabrikan, seperti Sony, Panasonic, Samsung, Hitachi dan perusahaan lainnya dalam beberapa ukuran standar. Perbedaan ukuran ini dilihat dari variasi panjang diagonalnya. Gambar di bawah memperlihatkan ukuran dari salah satu contoh keping chip CCD 1/3" (6mm).



Nah, format lensa yang sekarang dikenal rupanya disesuaikan dengan ukuran diagonal CCD-ini (atau malah sebaliknya: CCD disesuaikan dengan format lensa!), sehingga muncullah format lensa 1/3" (untuk CCD 6mm), 1/2"(untuk CCD 8mm), 2/3" (untuk CCD 11mm) dan 1" (untuk CCD 16mm).  Lingkaran dalam contoh di bawah ini adalah format lensa 1/2" dan 2/3", sedangkan kotak yang ada di dalam lingkaran adalah ukuran CCD. 

Apa artinya ini? Mudah saja! Agar objek bisa tertangkap seluruhnya oleh elemen CCD, maka lingkaran lensa ini harussama atau  lebih besar ketimbang diagonal kotak, bukan? Sebab jika lingkaran lebih kecil dari kotak, maka objek tidak akan masuk secara sempurna. Lingkaran ini identik dengan format lensa, sedangkan kotak adalah format camera (CCD).  Ukuran panjang x lebar kotak dinamakan image size. Untuk alasan itulah, maka format lensa haruslah sama dengan format camera (CCD), bahkan sebaiknya lebih besar agar cahaya yang datang ke permukaan CCD bisa lebih banyak. Begitu ceritanya!
sumber :http://www.tanyaalarm.com/2010/01/mengenal-istilah-cctv-bagian-1.html

Ketika Koneksi Internet Anda Tidak Memuaskan

Banyak sekali customer yang bertanya, provider internet apa yang bagus buat cctv. Saat ini kebanyakan customer di Jakarta dan Tangerang menggunakan Telkom Speedy disusul dengan Fastnet dari Firstmedia.
Bagi Anda yang kurang puas dengan internet Anda sekarang ataupun yang belum ada jaringan internet di wilayahnya bisa mencoba Supernet. 

Supernet menawarkan biaya yang efektif dan solusi internet berkecepatan tinggi mulai perusahaan kecil hingga perusahaan besar, serta untuk individual atau perumahan.


Mengapa pilih Supernet?

  1. Helpdesk / NOC 24 jam
  2. Sudah terhubung dengan jaringan Local / IIX ke Cyber sebesar 1Gbps shared
  3. Backbone International sudah terhubung langsung ke Singapura , koneksi tier-1 ke upstream international NTT & TELIN ( Level 3 , TATA ,dll )
  4. Dan juga memiliki backup upstream NAP Indonesia
  5. Seluruh PoP / BTS Supernet adalah full Fiber Optic ke Gedung Cyber dan memiliki backup FO dan wireless secara redundant
  6. SLA 99%
  7. Perangkat wireless dipinjamkan selama berlangganan
  8. Free Superbox up to 20 Gbps aka Dropbox



Berikut daftar harganya per April 2013:


Saat ini Supernet meliputi area :

Jakarta Barat : 
Meruya, Kedoya, Puri, Jalan Panjang, Srengseng , Kali deres ,Cengkareng , Rawa Buaya , Daan Mogot , Taman Palem , dst
Tangerang :
Dadap , Kosambi , dst
Jakarta Utara & Jakarta Pusat : 
Kemayoran, Sunter, Pademangan, Mangga dua, dan Gunung Sahari , Kelapa 
Gading , Salemba , Cempaka Putih , dst..
Jakarta Selatan :
Kemang, Antasari , Fatmawati, Ampera , Bangka , Warung Buncit, Lebak Bulus, Ciputat , Pondok Aren , dst..
PoP Tebet : 
Jl. Saharjo, Soepomo, MT Haryono, Gatotsubroto, HR Rasuna Said, Casablanca, Sultan Agung, menteng, Kramat, Pramuka, Pemuda, Wiyoto Wiyono dll 
PoP Pluit & Teluk Gong: 
Pluit, Pantai mutiara, PIK ,Kamal, Penjaringan , Teluk Gong , Grogol , Tubagus Angke , Jelambar , dst
PoP Pulo Gadung : 
Pulo Gadung, Cakung , Harapan Indah , Sebagian Bekasi, dst..
Soon : 
Bekasi Selatan , Kelapa Gading , Tangerang, Depok 

Bagi Anda yang mau sekedar bertanya ataupun mau memasang internet, silahkan menghubungi langsung Supernet:

Contact Center
+62.21.9233.1145 (Jakarta)
+62.231.221475 (Cirebon)

Kantor Pusat:
Business Park Kebon Jeruk, Blok D2 No 1
Jln Meruya Ilir 88
Jakarta Barat, 11620
Indonesia.
Phone: +62.21.3688.8838 (Product and Service) or +62.21.9233.1145 (Support Team)
Fax: +62.21.5890.8237
Global Sales & Marketing:
9 Temasek Boulevard, #19-05,
Suntec Tower 2,
Singapore 038989
Phone: +65.6838.9036
Fax: +65.6491.5597

by: Idr
Kantor Cabang Cirebon:
Jln Pasuketan 23
Cirebon, 45112
Indonesia.
Phone: +62.231.221475
+62.858.645.71.777
Fax: +62.21.5890.8237
General Inquiries:
For any general inquiries,
Please Email: info@super.net.id

Penjelasan Singkat Tentang, Apa dan Bagaimana CCTV ONLINE

Penjelasan Singkat Tentang, Apa dan Bagaimana CCTV ONLINE

Berikut Adalah Penjelasan Singkat Tentang, Apa dan Bagaimana CCTV ONLINE :

Apa perbedaan CCTV online dengan CCTV biasa/analog?


Banyak. Beberapa perbedaan utama adalah : CCTV online bisa diakses secara online lewat internet dan juga lewat line telepon. Jadi anda bisa memonitor dari mana saja selama ada akses internet atau line telepon, juga bisa direkam secara otomatis ke dalam hardisk komputer serta bisa dilihat secara bersama-sama oleh multi user.

Sedangkan CCTV konvensional hanya bisa diakses secara lokal dan offline saja serta tidak punya fungsi recording (merekam), kalaupun bisa, lewat handicam/VCR yang tentu tidak praktis dan mahal biaya perekamannya. Jadi perbedaannya adalah fungsi remote access (memonitor tanpa batas dari jarak jauh, dari mana saja) serta kemudahannya.


Apakah hanya bisa di akses atau dimonitor lewat internet? Bisakah dimonitor secara lokal?

Tentu saja bisa. Fungsi akses internet hanyalah fungsi tambahan yang sangat berguna. Tetapi selain internet, anda juga bisa memonitor secara offline via layar komputer lokal. Selain itu bisa diakses lewat line telepon. Juga bisa via LAN.


Bagaimana maksudnya diakses lewat line telepon?

Kamera CCTV anda dikoneksi ke komputer lokal yang akan berfungsi sebagai "server". Kemudian komputer tersebut dihubungkan dengan line telepon via modem. Anda kemudian bisa memonitor dari komputer lain di mana saja, dari komputer di rumah anda misalnya, cukup dengan menghubungkan line telepon ke komputer rumah anda via modem dan men-dial no telp yang dipakai untuk koneksi ke komputer "server". Dan dari lokasi anda tersebut, anda akan bisa memonitor semua kamera CCTV anda tanpa biaya apapun kecuali biaya pulsa telepon biasa. Anda seperti menelepon tapi bisa melihat kamera CCTV anda. Sangat mudah dan praktis, bukan?


Apakah bisa di monitor di lebih dari 1 komputer pada saat bersamaan?

Ya. Komputer lokal berfungsi sebagai komputer "master". Selain dari komputer master, anda bisa memonitor pada saat bersamaan lewat komputer anda di rumah, lewat laptop atau lewat PDA anda via internet, juga via line telepon (tanpa internet). Selain itu juga bisa di monitor oleh semua (atau sebagian) komputer-komputer lain yang satu jaringan LAN dengan komputer master. Jadi, pada saat bersamaan bisa dimonitor di banyak tempat.


Apakah penggunaanya sulit? saya awam dengan hal-hal teknis.

Sangat mudah. Setelah selesai pemasangan, anda akan mendapatkan training dan penjelasan singkat dan gamblang tentang cara penggunaannya. Juga kami berikan user manual untuk anda gunakan setiap saat. Program kami sangat mudah sekali untuk digunakan oleh orang awam sekalipun.


Apa saja yang harus saya siapkan?

Cukup komputer PC min Pentium IV Chipset Intel, Win XP, 256 RAM serta hard disk min 80 GB untuk komputer "master" nya (untuk sistem PC based). Selain komputer, anda hanya tinggal menyiapkan...dana, selebihnya biar kami yang atur.

Jika anda menggunakan sistem "stand alone" maka anda hanya perlu menyiapkan layar monitor saja.


Apakah komputer yang kami siapkan nantinya khusus buat memonitor CCTV saja?

Tidak. Komputer master anda tetap bisa di pakai untuk aplikasi sehari-hari, sementara fungsi monitoring dan recording tetap berjalan di background.


Bisakah diparalel ke pesawat TV biasa?

Bisa. Menggunakan alat tambahan yang disebut "quad processor" atau "multiplexer" maka pesawat TV anda juga bisa melihat sekaligus beberapa titik kamera CCTV dalam 1 layar.


Berapa lama proses pengerjaannya?

Tergantung dari berapa titik kamera yang akan dipasang serta tingkat kesulitannya. Sebagian besar proyek kami selesaikan tidak lebih dari 1 hari.

sumber : ap anugrah cctv online
@amien

Friday, April 26, 2013

Macam-macam Topologi Jaringan Komputer

Macam-macam Topologi Jaringan Komputer

Jenis-Jenis Jaringan Komputer : Macam - macam Topologi Jaringan Komputer

Topologi Jaringan adalah hal yang menjelaskan hubungan geometris antara unsur-unsur dasar penyusun jaringan, yaitu node, link, dan station. Macam Topologi Jaringan ada 5 macam yaitu Topologi Bintang, Topologi Cincin, Topologi Bush, Topologi Mesh, Topologi Pohon. Semua ini merupakan Topologi Jaringan Komputer.

Sedangkan Topologi jaringan dalam telekomunikasi adalah suatu cara menghubungkan perangkat telekomunikasi yang satu dengan yang lainnya sehingga membentuk jaringan. Dalam suatu jaringan telekomunikasi, jenis topologi yang dipilih akan mempengaruhi kecepatan komunikasi. Untuk itu maka perlu dicermati kelebihan/keuntungan dan kekurangan/kerugian dari masing masing topologi berdasarkan karakteristiknya masing topologi berdasarkan karakteristiknya. Berikut ini adalah jenis atau Macam - macam Topologi dari jaringan tersebut

  • Topologi bus
  •  Topologi Ring
  •  Topologi Star
  •   Topologi Tree
  • Topologi Mesh

Topologi bus merupakan topologi yang banyak dipergunakan pada masa penggunaan kabel sepaksi menjamur. Dengan menggunakan T-Connector (dengan terminator 50ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain.

Kesulitan utama dari penggunaan kabel sepaksi adalah sulit untuk mengukur apakah kabel sepaksi yang dipergunakan benar-benar matching atau tidak. Karena kalau tidak sungguh-sungguh diukur secara benar akan merusak NIC (network interface card) yang dipergunakan dan kinerja jaringan menjadi terhambat, tidak mencapai kemampuan maksimalnya. Topologi ini juga sering digunakan pada jaringan dengan basis fiber optic (yang kemudian digabungkan dengan topologi star untuk menghubungkan dengan client atau node.).

Pada topologi bus dua ujung jaringan harus diakhiri dengan sebuah terminator. Barel connector dapat digunakan untuk memperluasnya. Jaringan hanya terdiri dari satu saluran kabel yang menggunakan kabel BNC. Komputer yang ingin terhubung ke jaringan dapat mengkaitkan dirinya dengan men tap Ethernetnya sepanjang kabel.

Instalasi jaringan Bus sangat sederhana, murah dan maksimal terdiri atas 5-7 komputer. Kesulitan yang sering dihadapi adalah kemungkinan terjadinya tabrakan data karena mekanisme jaringan relatif sederhana dan jika salah satu node putus maka akan mengganggu kinerja dan trafik seluruh jaringan


 Gambar Topologi Bus
Topologi cincin adalah topologi jaringan berbentuk rangkaian titik yang masing-masing terhubung ke dua titik lainnya, sedemikian sehingga membentuk jalur melingkar membentuk cincin. Pada topologi cincin, komunikasi data dapat terganggu jika satu titik mengalami gangguan. Jaringan FDDI mengantisipasi kelemahan ini dengan mengirim data searah jarum jam dan berlawanan dengan arah jarum jam secara bersamaan. Topologi ring digunakan dalam jaringan yang memiliki performance tinggi, jaringan yang membutuhkan bandwidth untuk fitur yang time-sensitive seperti video dan audio, atau ketika performance dibutuhkan saat komputer yang terhubung ke jaringan dalam jumlah yang banyak.


 Gambar Topologi Ring
Topologi star digunakan dalam jaringan yang padat, ketika endpoint dapat dicapai langsung dari lokasi pusat, kebutuhan untuk perluasan jaringan, dan membutuhkan kehandalan yang tinggi. Topologi ini merupakan susunan yang menggunakan lebih banyak kabel daripada bus dan karena semua komputer dan perangkat terhubung ke centralpoint. Jadi bila ada salah satu komputer atau perangkat yang mengalami kerusakan maka tidak akan mempengaruhi yang lainnya (jaringan).


 Gambar Topologi Star
Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi jaringan bertingkat. Topologi ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral dengan hirarki yang berbeda. Untuk hirarki yang lebih rendah digambarkan pada lokasi yang rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki semakin tinggi. Topologi jaringan jenis ini cocok digunakan pada sistem jaringan komputer .


 Gambar Topologi Tree
Topologi jala atau Topologi mesh adalah suatu bentuk hubungan antar perangkat dimana setiap perangkat terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan. Akibatnya, dalam topologi mesh setiap perangkat dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat yang dituju (dedicatedlinks).
Dengan demikian maksimal banyaknya koneksi antar perangkat pada jaringan bertopologi mesh ini dapat dihitung yaitu sebanyak n(n-1)/2. Selain itu karena setiap perangkat dapat terhubung dengan perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan maka setiap perangkat harus memiliki sebanyak n-1 Port Input/Output (I/O ports).

 Gambar Topologi Mesh
 
sumber : http://www.it-artikel.com/2012/04/macam-macam-topologi-jaringan-komputer.html 

Created by : Jump-AL

Tips memilih camera cctv


Tips memilih camera cctv

1. Sesuaikan dengan dana/budget yg tersedia.
Jika dana minim, dapat memilih camera bersensor CMOS saja, memang kualitas gambar lebih rendah jika dibandingkan dengan yg bersensor CCD, namun seringkali gambar yg dihasilkan sudah cukup memadai.
Namun jika dana yg disediakan cukup besar, dapat memilih camera bersensor CCD yg kualitas gambarnya lebih tinggi (high resolution).
Berikut adalah standar kualitas/resolusi gambar utk perbandingan saja:
CMOS - Standard Image Quality - 380 TVL 
1/4" CCD - High Image quality - 420 TVL 
1/3" CCD - Very High Image Quality - 480 TVL
1/3" CCD - Ultra High Image Quality - 540 TVL
1/3" CCD - Extremely High Image Quality - 650 TVL
*420 TVL - 480 TVL: Standard CCD Image Quality
*500 TVL - Keatas: High Resolution CCD Image Quality (HiRes/H.R)
Semakin besar TVL berarti semakin baik dan tajam gambar yg dihasilkan.
Singkat saja, kualitas/resolusi gambar pada camera jauh lebih unggul dibanding resolusi pada alat rekam/DVR, dan nantinya hasil rekam akan sangat sangat mengikuti dari kualitas/resolusi alat rekam/DVR tersebut, terlebih lagi, beberapa camera bahkan tidak dicantumkan TVL pada manualnya, dan hanya tercantum TVL Standard.
1/4" CCD lebih rendah resolusi gambarnya jika dibanding dgn 1/3" CCD, dikarenakan lebar bidang sensor 1/3" CCD yg lebih besar, sehingga menghasilkan gambar yg lebih baik dan tajam, namun tentunya harga juga menjadi lebih mahal, dan ini yg menjadikannya lebih penting dibanding sekedar TVL saja, karena jika chipset camera CCD yg dipakai adalah 1/3" CCD, dapat dipastikan camera tersebut ber TVL jauh lebih tinggi dibanding CMOS maupun 1/4" CCD.

2. Pastikan pemakaian utk diluar ruang/outdoor atau pemakaian utk didalam ruang/indoor.
Outdoor - Jika pemakaian utk diluar ruangan/outdoor, pilih camera yg khusus utk outdoor juga. Bedanya dari camera indoor adalah, camera outdoor lebih mampu mereduksi cahaya matahari dan jumlah LED infrared yg dipakai umumnya lebih banyak dibanding yg ber-type indoor.
Semua camera outdoor yg tersedia bersensor CCD, sudah weatherproof dan dilengkapi Pelindung utk menahan sinar matahari maupun air hujan atau biasa disebut topi, dan tidak perlu membeli housing lagi.
Indoor - Jika pemakaian utk indoor saja, pilihannya menjadi semakin banyak, sebagian besar camera yg tersedia digunakan utk indoor.
Sesuaikan dengan bentuk fisik camera yg diinginkan dan penempatannya, entah itu di plafon, tembok/dinding, disembunyikan atau tersamar dgn produk lain mis: smoke detector camera.
Indoor camera juga ada yg dilengkapi infrared yg berguna utk memantau pada kegelapan, namun jika ruang/area yg dipantau cukup terang setiap saat, cukup memilih yg non infra saja.
Dome camera khusus dipasang pada plafon/langit-langit dan tidak bisa digabungkan dgn rotator, dikarenakan tidak tersedia dudukan utk rotator, jika ingin ber-type Dome dan dapat berputar pilih Pan Tilt Dome Camera saja, sedangkan diluar type Dome bebas saja penempatannya, dapat dipasang pada plafon maupun tembok/dinding dan juga bisa dipasangi rotator.
BOX CCD camera mempunyai kelebihan pada lensa yg dapat diganti dan disesuaikan dgn kebutuhan, tersedia beberapa pilihan ukuran lensa yg dijual secara terpisah. Semakin kecil ukurannya semakin lebar view anglenya, dan semakin besar ukuran milimeternya semakin sempit view anglenya namun lebih zoom.
Camera berdimensi kecil unggul jika pada penempatannya ingin disembunyikan, namun camera berdimensi besar juga mempunyai keunggulan tersendiri yaitu camera dapat terlihat dgn jelas, sehingga sering kali hal ini merupakan momok yg cukup menakutkan para pelaku tindak kejahatan, karena area tersebut jelas-jelas terlihat diawasi dgn cctv camera.
*Setiap camera mempunyai karakteristik, kekurangan dan kelebihannya sendiri-sendiri, silahkan dilihat pada keterangan yg diberikan disetiap masing-masing camera.
@amien

Kenggulan 21 CCTV

Kenggulan 21 CCTV

1. 21cctv.com menjadi terdepan dalam pelayanan adalah visi kami.
2. Kami senantiasa mewujudkan, memperbaiki untuk memberikan pelayanan yang berkualitas.
3. 21cctv.com berdiri sejak tahun 2000 dengan inovasi untuk menciptakan keunggulan.
4. Pengawasan CCTV bisa diakses via Laptop dan Ponsel (Blackberry, iPhone, iPad, Symbian, Windows Mobile & Android).
5. Produk CCTV unggulan bergaransi sampai 2 Tahun (1 Tahun Ganti Baru).
6. DVR (alat perekam) dengan fitur terbaru seperti kompresi H.264 sehingga menghasilkan hasil yang lebih
 lama dan tajam
    USB Back up, USB mouse control, Pentaplex (playback rekaman selagi merekam).
7. Purna jual yang handal dan full service.
8. Pilihan Produk CCTV terlengkap sesuai kebutuhan dan budget anda.

jadi untuk anda semua jangan pernah ragu untuk mejadi user kami dijamin 100% akan bahagia dan tidak kecewa untuk lebih jelas search www.21cctv.com ato call 021-6125548/49 sales2 kami akan membantu dengan senang hati....buktikan sekarang juga....!!!! salam 21cctv


by e85

Friday, April 19, 2013

Informasi Lalu Lintas Live Streaming CCTV

Macet lagi...macet lagi...gara-gara Si Komo lewat....
Begitu kira-kira lirik lagu Si Komo yang populer di tahun 1992.
Sampai sekarang bahkan lalu lintas semakin macet karena semakin banyaknya kendaraan.
Untuk itu kita harus pintar-pintar mencari tahu info jalan raya terkini bahkan bila perlu kita harus tahu jalan-jalan tikus (begitu istilahnya untuk jalan alternatif yang sempit) agar terhindar dari kemacetan.
Ada beberapa live traffic cctv yang bisa Anda akses melalui internet, diantaranya:

- lewatmana.com
- jasamargalive.com
- infomacet.com

Semoga bermanfaat....



by: idr

CCTV TOUCH SCREEN....

Tinggalkan model lama ...

Sekarang zamannya serba di sentuh...

            Tinggalkan Analog

           Sekarang zamannya Digital

 Tinggalkan kamera low resolution

 Sekarang zamannya High resolution...


 SEBUAH TEKNOLOGI CCTV BARU DAN PERTAMA DI DUNIA

Standalone NVR Touch Series (Merit Lilin)

Sumber : http://www.youtube.com/watch?v=HAGskoVhTYI

Untuk informasi lebih lanjut hubungi :

Mangga Dua Mall Lantai Dasar No.5A Jl. Mangga Dua Raya Jakarta 10730 Indonesia Tel :  (+62-21) 612-6720 / 259-55-777 Fax : (+62-21) 612-8708 - Mangga Dua Mall Lantai 2 No. 49 J | - ITC Jembatan Niaga II Lt. 2 Blok KJ No. 34 | - Orion Dusit Lantai 2 No. 32 - XX1 CCTV Radio Dalam Raya - Mall @ Alam Sutera LG 12 Tel : (+62-21) 3044 9150 / 0856 9099 221

by : Jump-al