Tuesday, January 3, 2017

Kasus Pulomas: Ahok Andalkan CCTV, Anies Tingkatkan Peran RT

 
Calon gubernur DKI Jakarta turut mengomentari kasus pembunuhan Pulomas. (CNN Indonesia/Priska Sari Pratiwi)

Jakarta, CNN Indonesia -- Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyebut keberadaan kamera pengawas (CCTV) sangat penting untuk mengungkap kasus kejahatan. Perampokan yang disertai pembunuhan di Pulomas, Jakarta Timur adalah bukti pentingnya keberadaan CCTV di setiap sudut wilayah ibu kota.

Ahok, sapaan Basuki, mengklaim selama menjabat Gubernur, ia terus menambah jumlah CCTV. "Akhir tahun selesai 6 ribu," kata Ahok di Cililitan, Jakarta Timur, Rabu (28/12).

CCTV yang dipasang dilengkapi dengan button clue. Teknologi ini mampu mendeteksi wajah pelaku kejahatan.

Selain CCTV, untuk menekan angka kejahatan Jakarta, Ahok juga membuat call center 112. Nomor itu khusus melayani masyarakat yang menghadapi situasi darurat.

Call center itu, kata Ahok, bisa diakses gratis oleh semua operator telekomunikasi. Ahok menjanjikan pelayanan yang cepat dari petugas call center ini.

Bahkan menurutnya, petugas akan sigap dan tanggap meski harus menyelamatkan seekor kucing.

Perkuat Peran RT

Ide berbeda dinyatakan pesaing Ahok, Anies Baswedan. Cagub nomor urut tiga ini mengatakan, pembunuhan di Pulomas tidak akan terjadi jika peran rukun tetangga (RT) diperkuat.

"Interaksi warga penting di level RT. Perlu ada program di level RT supaya antarwarga berinteraksi dekat, menjaga keamanan pun jauh lebih mudah," kata Anies di Jakarta.

Menurutnya, keamanan di ibu kota biasanya baru mendapat perhatian ketika kasus besar terjadi. Kasus Pulomas, kata Anies, bisa dicegah melalui interaksi aktif antar warga.

"Pagar rumah tinggi-tinggi, interaksi warga rendah. Itu yang kami akan ubah bersama-sama," kata Anies.

Karena itu ia berjanji akan memperkuat komunitas di tingkat RT sebagai jaring pengaman dan menciptakan interaksi antarwarga di lingungkannya.

Salah satu caranya adalah dengan memperbanyak kegiatan warga dengan difasilitasi pemerintah. Cara itu, ia klaim bisa diterapkan di Jakarta.

Calon gubernur nomor urut satu, Agus Harimurti Yudhoyono sebelumnya menyatakan akan meningkatkan intensitas patroli di seluruh kawasan DKI Jakarta guna mencegah terulangnya pembunuhan sadis di Pulomas.

"Ini harapan, termasuk pengalaman saya, tentu dengan meningkatkan patroli bersama kita ingin meyakinkan bahwa lingkungan aman," kata. (sur/wis)

Sumber : http://www.cnnindonesia.com/kursipanasdki1/20161228205553-516-182756/kasus-pulomas-ahok-andalkan-cctv-anies-tingkatkan-peran-rt/