Saturday, May 11, 2013

Masalah CCTV Dan Solusi


Masalah CCTV Dan Solusi


Bayangkan apabila Anda adalah pemilik sebuah toko. Tadi malam jam 22:06 Anda mengalami musibah yang tidak terduga saat pelanggan Anda mengeluarkan sebuah pistol dan meletakkannya di kepala Anda dan meminta semua uang tunai yang ada. Anda ketakutan dan memberinya uang. Untungnya Anda memiliki sistem CCTV dan menyerahkan rekaman itu ke polisi. Tapi Sayangnya, wajah perampok tidak dapat diidentifikasi karena penempatan CCTV yang tidak tepat. Pasti Anda akan sangat kecewa dengan CCTV yang selama ini Anda gunakan.

CCTV adalah jaringan kamera yang tersambung ke sistem pemantauan sehingga berbagai lokasi atau sudut dapat dilihat. Manfaat menerapkan sistem CCTV lebih besar daripada kelemahannya karena beberapa alasan. Pikirkan bagaimana sistem CCTV telah membantu masalah lalu lintas kita. Kamera yang terpasang di jalan raya memungkinkan kecelakaan dan kemacetan lalu lintas untuk ditemukan lebih cepat sehingga lalu lintas dapat dialihkan. Untuk bank, bandara, pusat perbelanjaan, pangkalan militer dan lain-lain, sistem CCTV terbuki bermanfaat terhadap tindak kejahatan.

Ada beberapa kekurangan sistem CCTV, antara lain :

CCTV sistem biasanya mahal. CCTV dapat dianggap sebagai pelanggaran privasi. Juga, sistem dapat gagal karena DVR yang rusak, sehingga kejahatan tidak tercatat.
Untuk CCTV yang masih menggunakan kaset VHS untuk merekam video kaset VHS sering dipaksa untuk terus merekam sampai melampaui batas logis. Sehingga, ketika rekaman di ambil gambar menjadi blur atau tidak layak.

Pada contoh toko di atas, kamera berada di posisi yang salah. Kamera dipasang pada tempat yang tidak sesuai dengan seharusnya. Berikut solusi untuk mengatasi kegagalan dalam memasang CCTV :

Pertama : Rencanakan tata letak sistem CCTV sistem Anda. Jangan memasang CCTV sistem tanpa perencanaan yang jelas. Gambarlah diagram tata letak CCTV sistem, dan menggunakannya sebagai gambaran Anda untuk menempatkan posisi kamera. Pertimbangkan posisi kamera pada bagian-bagian yang diangap rawan dan penting. Kemudian tepatkan kamera untuk mencakup semua aktivitas potensial.

Kedua: Gunakan perekam video digital yang langsung merekam ke hard drive. Jika memungkinkan, jangan menggunakan VHS dan latihlah karyawan Anda untuk menggunakannya dengan benar.

Berikut adalah beberapa alasan mengapa DVR adalah lebih unggul dari VHS.

1. Kualitas gambar DVR Jauh lebih
2. Kemampuan untuk melihat kamera atau rekaman dari lokasi lain melalui Internet
3. Kemudahan dalam menyalin gambar dari lokasi kejadian

Ketiga: Pastikan untuk memperhitungkan kondisi pencahayaan serta posisi matahari. Pastikan ada cahaya di mana kamera Anda berada, pertimbangkan posisi matahari, jangan menghadapkan kamera ke arah matahari karena akan menyebabkan iris pada kamera sehingga gambar akan terlihat gelap.

Keempat : Rencana posisi kamera untuk segala suasana. Saya mendengar bahwa jika Anda ingin merampok bank, pakailah topi atau helm. Mengapa instalatir menempatkan kamera CCTV di posisi tinggi yang tidak akan pernah menunjukkan wajah seorang penjahat?

Kelima: Bersihkan Kamera dengan teratur. Terutama kamera outdoor karena akan banyak debu yang menempel sehingga dapat menutupi permukaan lensa kamera.

Keenam: Jangan gunakan kamera nirkabel. Jika memungkinkan, gunakan kabel untuk seluruh jaringan Anda. Kamera nirkabel tidak dapat diandalkan, terutama dalam badai.


Sumber : http://problemcctv.blogspot.com
@amien